Senin, 21 Maret 2011

lelaki tua dan senjanya

jangan takut, ucap matahari pada bumi. aku tahu, hasrat apapun tak mungkin kita kembalikan. bumi berpaling ke kanan, ditepisnya binar matahari. kenangan membuatku dahaga, dan cahaya yang kau hadirkan. melebihi garis takdir yang selalu disiapkan oleh pagi. (bumi berucap lirih, matahari menajamkan tatapannya.)

aku selalu setia menjaga ingatan, yang tak akan putus dikuak oleh waktu. matahari bersabar, ditindihnya perasaan sambil membiarkan cahaya dirinya merapat ke barat. ia bergumam, "kau adalah nasib yang berputar pada lingkaran sejarah, sedang hamparan sejarah selalu datang memenuhi kehendak yang diluruskan masa, dan seisi jagat raya."



bumi tertunduk, senja hadir menghujam, ia hanya ingin, memukul pertemuan. manakala, langit mencibirnya sebelum berganti menjadi malam. dan di atas, matahari semakin tinggi. di tegakkan kepalanya, hanya untuk memberi kehidupan lain sebelum esok lagi.

2 komentar:

  1. Dibidik dengan sangat indah..

    breathtaking (T__T)

    Saya tidak mengerti photography, tapi saya merasakan pesan dari apa yang ingin disampaikan melalui foto ini; senja yang lelah!

    *sok berinterpretasi :p

    BalasHapus
  2. makasih .... :)

    kadang kita lupa atau bahkan enggan bersyukur dengan keadaan kita, yg jauh lebih baik dari orang - orang dari sisi yg terasing. smoga bisa menjadi perenungan buat kita ....

    BalasHapus